Musim semi adalah musim yang paling
ditunggu-tunggu di semua negara 4 musim, tidak terkecuali Jepang. Ada banyak
kegiatan menarik yang diselenggerakan di musim ini yang tak kalah menarik
dengan musim-musim lain.
Mengenai musim semi
di Jepang, salah satu yang paling populer di musim ini adalah Hanami, sebuah festival melihat bunga
sakura yang sedang mekar. Namun sebenarnya ada banyak hal yang tak kalah
menarik tentang musim semi di Jepang. Apa sajakah hal-hal tersebut?
Untuk mengetahui lebih lanjut hal-hal tentang musim
semi di Jepang, berikut hasil wawancara kami dengan salah seorang Nihonjin yang sedang berada di
Indonesia, Kamimizu-sensei.
Panggilan : Minako
Tempat, Tanggal Lahir : Miyako, 11 Maret 1993
Gol. Darah : A
Hobi : Crafting
1.
Mengapa Kamimizu-sensei mengajar bahasa Jepang?
Sebenarnya saya ini masih mahasiswa tahun ke-dua di
Kanagawa University. Saya ke Indonesia karena mengikuti program magang sebagai
guru bahasa Jepang.
2.
Mengapa sensei memilih Indonesia sebagai tempat magang?
UGM dengan Kanagawa University menjalin kerjasama dalam
program ini. Karena rekomendasi salah satu sensei di sana, maka tahun ini saya
ikut program ini.
3.
Apa yang sensei rasakan ketika pertama kali tiba di Indonesia?
Banyak hal yang mengejutkan tentang Indonesia yang
mengesankan. Contohnya keramahan orang-orang Indonesia yang saya temui selama
di sini. Selain itu, di Indonesia banyak makanan pedas, seperti di Korea. Dan
saya suka keduanya.
4.
Apakah persamaan yang sensei rasakan antara Jepang dengan Indonesia,
khususnya Jogyakarta?
Di Jogjakarta ini masih banyak tempat-tempat sejuk dan
banyak pohon. Di Miyazaki tempat kelahiran saya juga masih banyak tempat-tempat
seperti itu. Karena itu saya juga merasa nyaman di sini.
5.
Apakah di Jepang sekarang sudah musim semi?
Belum, di Jepang sekarang masih musim dingin. Tetapi bulan
depan (maret) sudah masuk musim semi.
6.
Makanan apa yang khas di musim dingin di Jepang?
Biasanya pada saat musim dingin, keluarga-keluarga di
Jepang menyiapkan onabe, panci besar
yang ditaruh di atas meja. Didalamnya ada berbagai macam makanan, seperti
daging dan sayuran. Kemudian onabe
dimakan bersama-sama seluruh keluarga. Rasanya menyenangkan dan tentunya
menciptakan kehangatan antara keluarga di musim dingin.
7.
Lalu, apakah makanan yang khas di musim semi di Jepang?
Makanan musim semi biasanya lebih identik dengan sayuran.
Salah satunya kubis hijau. Di Indonesia juga ada, bukan?
Selain itu ada juga daun yomogi, salah satu jenis pepohonan di jepang yang daunnya dipakai
untuk membuat omochi. Omochi di Indonesia berbeda dengan di
Jepang meskipun sama-sama terbuat dari tepung beras karena omochi di Jepang terbuat dari beras khusus yang disebut mochigome.
8.
Apa yang sensei suka dari musim
semi?
Saya suka sakura.
Selama musim semi sepanjang jalan di Jepang dipenuhi bunga sakura yang sudah
mekar. Indah sekali. Di musim semi juga saya biasanya melakukan hanami.
9.
Apa sajakah hal yang khas dari musim semi?
Di musim semi, ada nyuugakushiki
atau tahun ajaran baru. Jadi pada musim ini segalanya terasa baru. Mulai dari
murid kelas satu naik ke kelas dua, kelas dua naik ke kelas tiga, dan
sebagainya.
10. Biasanya apa yang sensei
lakukan di musim semi?
Karena cuaca di musim semi cerah, saya biasanya
jalan-jalan. Mulai dari rumah ke toko, taman, atau tempat-tempat lain yang
menyenangkan.
Cuaca cerah seperti
di musim semi memang sangat pas untuk bermain di luar rumah, bahkan untuk hanya
sekedar jalan-jalan. Ditambah lagi pemandangan bunga sakura yang bermekaran
sepanjang mata memandang, pasti menambah semakin indah suasana musim semi yang
hangat. Apalagi jika ditambah dengan omochi,
yasai ryouri, serta makanan khas musim semi lain yang menemani kita
menikmati hanami. Suteki na haru deshou~!
xD

0 komentar :
Posting Komentar