Review anime
Tema
kali ini adalah haru “spring” atau musim semi. Musim yang identik dengan
sesuatu yang penuh warna dan ceria ini. Tidak kalah serunya dengan musim-musim
yang lain. Karena kemeriahannya yang full
colors itu, kita bisa mengisi hari-hari dengan keceriaan musim semi. Selain
itu tidak luput dengan macam-macam makanan khas yang melengkapi musim semi
yaitu mochi sakura. Berbicara tentang mochi ada rekomendasi anime baru yang
dapat menemani hari-hari mu di musim semi (^_^).
Tamako market
たまこ まーけっと
たまこ まーけっと
Informasi
Type: TV
Episode: 12
Status: Saat ini Disiarkan
Ditayangkan: Jan 10, 2013
Produser: Kyoto Animation, Animax, Pony Canyon, Sentai FilmworksL
Genre: Komedi, kehidupan sehari-hari (slice of life)
Durasi: 23 min. per episode
Rating: PG-13 - Remaja 13 tahun atau lebih
Synopsis :
Tamako hanya tahu tentang segala
sesuatu tentang mochi, makanan penutup tradisional Jepang menggoda selera. Ketika dia
tidak menghadiri tahun pertama SMA-nya, dia menciptakan rasa baru dan variasi baru untuk Tama-ya,
toko mochi keluarganya. Sekolah dan kehidupannya, di sisi lain juga ada beberapa
hal yang masih dia usahakan untuk menemukan
resep yang tepat. Tetapi dengan bantuan dari teman-temannya baiknya Kanna dan
Midori, dua gadis yang orang tuanya menjalankan bisnis di distrik perbelanjaan
yang sama, Tamako bertekad untuk membuat yang terbaik. Masalah semakin rumit, ketika
datang sesuatu yang membuat emosi. Dan
itu berhubungan dengan teman laki-laki yaitu Mochizou, yang keluarganya
menjalankan sebuah toko mochi dan menjadi saingan. Dan akhir-akhir ini, Midori
sudah merasa sedikit aneh tentang perasaannya terhadap Tamako juga. Dan apa yang terjadi dengan burung
aneh beterbangan di sekitar Tamako, yang dapat berbicara fasih berbahasa Jepang? Ini semua sangat misterius
dan luar biasa, tapi setidaknya Tamako selalu memiliki satu hal yang bisa dia andalkan:
“Tidak peduli jika hari Anda sudah baik atau buruk, pasti ada sesuatu yang menjadi
manis dan lezat menanti di akhir petualangan setiap kali Anda berjalan-jalan
melalui Pasar Tamako!”
Review :
Anime ini cocok bagi kamu
yang menyukai karakter-karakter moe. Sebab karakter gambarnya menyerupai anime
K-ON. Dari segi cerita anime ini cukup menarik dan sederhana. Dimana Cerita
ini menceritakan tentang
kehidupan Tamako di kedua toko, dan kehidupan sekolah, bersama dengan dua teman
baik.
Karakter dari anime ini,
unik dan dicintai oleh
banyak orang. Tamako yang sifatnya Sayang dan sulit untuk tidak mencintainya. Teman-temannya
juga unik, dan memiliki kebiasaan baik kepada mereka. Penduduk distrik
perbelanjaan yang berwarna-warni juga. Tentu saja, kita tidak bisa melupakan
Dera, burung karakteristik yang datang dan dekat dengan tamako juga melengkapi anime ini.
Baik pembukaan dan penutup untuk
Tamako market sungguh menakjubkan.
Opening dengan
warna-warni ceria
menjadikan lagu lebih hidup. Dan seiyūu untuk Tamako market menyanyikan keduanya, dan dia adalah
vokalis yang cukup bagus! Suara untuk para karakter Tamako Market
sebagian besar, suara
pemain nya cocok dan sangat baik.
Secara keseluruhan, kamu harus menonton anime ini jika kamu ingin merasakan kegembiraan dari sepotong kehidupan. Ini adalah cerita yang hangat dan manis, jadi silakan menikmati!
Secara keseluruhan, kamu harus menonton anime ini jika kamu ingin merasakan kegembiraan dari sepotong kehidupan. Ini adalah cerita yang hangat dan manis, jadi silakan menikmati!
Review manga
Ada yang bilang musim semi adalah
musim untuk mencari cinta. Dan berharap memiliki cinta seindah musim semi. Ada
sebuah manga yang menceritakan kisah-kisah cinta serta nilai kehidupan yang
dapat menginspirasi kalian semua.
Spring love /ハルコイ
![]() |
By Yuki Suetsugu |
Nah ini dia sedikit review dari
setiap ceritanya :
Harukoi
Orang bilang musim semi itu saatnya untuk jatuh cinta. Begitu juga dengan Non-chan, seorang gadis berusia 23 tahun yang belum pernah pacaran sekali pun. Hingga akhirnya, dia jatuh cinta sama seorang cowok ganteng pemilik restoran Italia. Sahabat Non-chan satu-satunya, Ryoko-san, yang udah 50 tahun bantuin Non-chan buat menggapai cintanya. Ryoko-san punya anak bernama Misato yang nikah sama orang Inggris terus dibawa ke Inggris. Berkat bantuan Ryoko-san, Non-chan mulai berani maju dan berhasil mau makan malam sama lelaki pujaannya itu. Hingga di sore itu, Non-chan melihat Ryoko-san sedang berbicara pda cowok yg disukai Non-chan agar menjauhi Non-chan... Benarkah Ryoko-san cuma ibu-ibu tua usil yang kesepian karena anaknya jauh darinya? Benarkah Non-chan hanya salah satu proyek Ryoko-san sebagai hima tsubushi (pelepas senggang) semata?
Yubiwa no Kataomoi
Kitaooji Mayu, 30 tahun, bekerja sebagai wedding planner di sebuah hotel besar. Pacarnya, Kensuke, adalah seorang duda yang bercerai dengan istrinya, karen istrinya itu selingkuh. Mayu udah ngebet kawin, tapi... tapi.. tapi... Kensuke malah trauma karena takut diselingkuhin lagi.. takut gagal lagi... Terus, gimana dong?? Suka banget sama karakternya Kensuke disini. Pemalu, keliatan cuek, tapi sebenernya perhatian..
Misa Shokudou
Misa-chan, 26 tahun, pergi dari rumahnya karena nggak mau meneruskan usaha restoran keluarga yg udah dikelola turun temurun. Ia nggak mau tangannya jadi kasar dan tubuhnya bau minyak seperti ibunya. Nggak sempat dandan, apalagi merawat diri.. Tapi dia merasa harus berbuat sesuatu ketika melihat Shintaro, yg juga punya restoran keluarga, tapi dalam kondisi hidup segan mati tak mau... Kenapa Misa-chan sampai berbuat seperti itu? Bukannya dia nggak mau tangannya kasar dan hidupnya berakhir sama kayak ibunya dulu yang ga sempat merawat tubuh?? Endingny cocwit banget.. >v< bukan tipikal serial cantik yang ada kok..
Nanatsu no Yakusoku
Aih, yang ini juga sukses membuat saya menitikkan air mata. Nana, seorng gadis cilik (mungkin sekitar usia 4-5 tahun) yang tinggal berdua bersama ibunya. Akhir-akhir ini, Nana punya hobi baru, yaitu memoto segala macam hal pakai kamera hp bekas ibunya dulu. Dia senang memperlihatkan foto-foto menarik ke ibunya, supaya ibunya mau ketawa lagi. Soalnya, akhir-akhir ini ibu sibuk terus. Nggak pernah senyum lagi, ketawa lagi, apalagi ngajak main Nana. Aha! Nana tau jawabannya! Kalo Nana kasih foto nenek sama kakek lagi, pasti ibu bakalan senyum. Tapi, Nana udah nggak tinggal sama nenek dan kakek lagi. Nana harus naik bus kalo mau ke sana. Tapi Nana udah janji sama ibu untuk nggak nyebrang sendiri... Nana juga harus pulang ke rumah kalau udah terdengar suara nyanyian setiap jam 5... Tapi kalo nggak ada foto itu, ibu nggak akan senyum lagi... Maafin Nana ya bu..


0 komentar :
Posting Komentar