Musim semi ditandai dengan munculnya tunas baru pada tumbuhan. Tentu saja termasuk bunga-bunga. Musim semi adalah saat mekarnya bunga sakura, dan saat melakukan hanami, acara menonton bunga sakura. HANAMI telah tiba kembali dan disambut gembira seluruh rakyat di negeri sakura tanpa terkecuali. Inilah saat yang paling dinanti-nanti oleh semua warga Negara Jepang termasuk warga Negara asing yang sedang menetap di negeri sakura. Mekarnya bunga sakura di jepang mempunyai waktu yg berbeda-beda, dimulai di bulan Januari di Okinawa dan sampai di daerah kantou/Tokyo sekitar akhir Maret sampai April. Terakhir di Hokkaido pada bulan Mei.
Mekarnya bunga sakura dapat diartikan sebagai nasib baik, lambing cinta dan kasih sayang sebagai symbol dari musim semi. Hanami dan festifal bunga diadakan di Jepang setiap musim semi. Pada saat hanami, semua orang berkumpul untuk makan-makan dan minum-minum bersama sambil bernyanyi dan menari sepanjang malam di bawah rindangnya pohon sakura. Mereka kebanyakan membawa makanan sendiri dari rumah (bento), ada juga yang membeli dari penjual makanan.
Bento yang
sering dibawa saat hanami adalah bento sederhana namun dengan kapasitas yang
banyak, karena untuk makan bersama-sama dengan keluarga atau sanak saudara.
Pembuatan bento hanami sangat sederhana, sebagai berikut :
Membuat salad
kentang:
- Potong dan iris ketimun menjadi bentuk setengah lingkaran, simpan di mangkuk aduk bersama garam sampai merata, diamkan sampai layu, kemudian keringkan dengan tissue.
- Kupas kentang dan wortel iris menjadi 1/4 lingkaran, masak dalam air yang sudah diberi garam, hingga matang/lembut. Setelah itu tiriskan, cepat-cepat di hancurkan selagi hangat, tambahkan cuka, gula, lada hitam, kemudian aduk rata. Masukan mentimun tambahkan juga jagung dan mayonaise, aduk rata. Setelah dingin simpan di wadah (food cup/food devider) dan beri hiasan berupa tomat cheri.
Membuat tamagoyaki isi spinat:
- Potong spinat/bayam, pisahkan bagian batang dengan bagian daunnya, masak dalam air mendidih yang sudah diberi garam sampai layu, angkat dan masukan ke air es, peras airnya, kemudian pindahkan ke piring, siram dengan soy sauce/kecap asin, kemudian peras lagi perlahan.
- Panaskan wajan yang dilap dengan minyak.
- Kocok satu butir telur sampai rata dan masukan di wajan yang panas, masak sampai setengah matang, letakan spinat/bayam tadi dan gulung dengan menggunakan sumpit, angkat dan setelah dingin potong menjadi beberapa bagian.
- Saya pernah juga mempraktekkan resep ini dengan modifikasi, bisa ditengok di sini
Membuat labu madu:
- Potong labu menjadi beberapa bagian seperti yang ditunjukkan, goreng dalam minyak panas, angkat dan tiriskan, kemudian celupkan ke dalam madu. Setelah dingin, letakan dalam wadah (food cup/food devider) taburi dengan wijen hitam
Membuat apel bentuk kelinci:
- Potong apel menjadi 8 bagian, ambil 1/8 bagian, hilangkan bagian bijinya,
- Buat potongan bervola V dipermukaan kulit apel, kemudian kupas bagian kulit seperti yang ditunjukkan dan potong kedua ujung apel.
- Rendam apel dalam larutan garam.
- Bumbui potongan filet daging ayam dengan bumbu kimchi, aduk rata, biarkan beberapa waktu. tambahkan tepung kentang (potato starch), aduk dan goreng hingga matang.
Setelah bento siap, para
pengunjung juga tidak lupa dengan jajanan khas musim semi. Jajanan yang populer
saat hanami salah satunya adalah Dango (団子). Dango
merupakan salah satu wagashi yang terbuat dari tepung beras, biasanya disajikan
bersama teh hijau hangat. Dango memiliki banyak macam dan variasi yang
dibedakan berdasarkan pembuatan, penyajian atau pun musimnya.
Berikut beberapa diantaranya
adalah shiratama dango (bulat putih) yang kalau diberi saus teriyaki
mengingatkan saya pada penyajian wedang ronde tetapi tentu saja dengan
komposisi dan rasa yang berbeda, chichi dango (dango manis persegi) yang
manis mirip permen jelly, mitarashi dango (panggang) yang gurih dan
wangi favorit saya, Chadango (green tea), Kusadango (balur
kinako/tepung kedelai), goma dango (balur wijen) yang kalo versi
gorengnya jadi mirip onde-onde cuplis, anko dango (topping kacang
merah), Bocchan dango (tiga rasa)
yang tiap butir terdiri dari rasa kacang merah, telur dan green tea, hanami
dango (tiga warna) yang dibuat khusus musim semi.
Bocchan
Dango
(Source: wagashi-net.de)
Bahan:
( Isi )
( Isi )
৵
100
gr pasta shiro-an/lima bean/butter bean (kalau tidak ada bisa diganti dengan
pakai ubi jalar kukus yang dihaluskan)
৵
1
sdm tepung ketan
৵
2
sdm gula pasir
৵
¼
sdt garam
৵
air
panas secukupnya
Bahan
kulit :
৵
120
gr tepung ketan
৵
3
sdm tepung beras
৵
¼
sdt garam
Anko dango:
৵
50
gr anko (pasta kacang merah)
৵
2
sdm gula
৵
air
panas secukupnya
Kimi Dango:
৵
2
kng telur, kocok lepas
৵
2
sdm air panas
৵
2
sdm gula
৵
air
panas secukupnya
Matcha Dango:
৵
1
sdt green tea bubuk
৵
3
sdm gula
৵
1
½ sdm air
৵
air
panas secukupnya
৵
simple
syrup secukupnya.
Cara
membuat:
1. Isi: Campur semua bahan,
kukus 10 menit. Dinginkan, bentuk bulat. Sisihkan
2. Kulit: campur campur tepung
ketan dan tepung beras, bagi menjadi tiga bagian. Salah satu bagian tambahkan
green tea bubuk. Sisihkan.
3. Anko dango (dango merah) :
Campur dan panaskan gula dan pasta kacang merah hingga mendidih. Tambahkan
tepung, aduk rata. Tambahkan air panas sedikit-sedikit dan aduk hingga menjadi
adonan yang bisa dibentuk. Bentuk bulat kecil. Sisihkan.
4. Kimi dango (dango kuning) :
Campur gula dan air panas hingga larut. Tambahkan kuning telur, kocok hingga
rata. Panaskan diatas api sebentar hingga kental, aduk agar tidak lengket.
Tambahkan ke tepung. Aduk rata. Tambah air sedikit-sedikit hingga menjadi
adonan yang bisa dibentuk. Sisihkan.
5. Matcha dango (dango hijau)
: Campur gula dan air panas hingga larut. Tambahkan ke campuran tepung, aduk
rata. Tambah air sedikit-sedikit hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk.
Sisihkan.
6. Penyelesaian : Ambil
masing-masing bulatan adonan. Pipihkan lalu isi dengan adonan isi. Bulatkan
kembali hingga rapi, basahi telapak tangan dengan simple syrup bila perlu.
Lakukan langkah yang sama untuk bulatan adonan lainnya. Ambil tusuk sate,
tusuk 3 buah adonan dango, masing-masing berurutan, yaitu hijau, kuning
dan merah. Kukus 10 – 12 menit. Sajikan segera.
0 komentar :
Posting Komentar